Mengupas Kebohongan Konspirasi Bumi Datar (1) : Gravitasi Dan Archimedes

Mengupas Kebohongan Konspirasi Bumi Datar (1) : Gravitasi

Artikel ini adalah lanjutan dari postingan sebelumnya : Psychology (Trik Sulap Konspirasi Bumi Datar). Saya menyarankan untuk membacanya juga agar kita sedikit mengetahui bagaimana psikologi para pembuat konspirasi. Dengan bahasan yang semudah mungkin dibahasakan, artikel ini akan terus berkelanjutan karena bagaimana pun mereka tetap perlu dibantah, demi menjalankan amanah saintis, hehee males juga sih :p

Kali ini kami akan mengomentari topik gravitasi dalam video ketiga yang berjudul, "Kebohongan Sains Modern". Judulnya elegan bukan..? tapi mari kita lihat kekonyolan mereka..

Fenomena Besi Tenggelam Dan Gabus Terapung Di Air

Mengapa sebuah apel bisa jatuh ke bawah..? Jawaban sederhana, karena adanya gaya tarik bumi atau gaya gravitasi, kisah ini sering kita dengar berdampingan dengan tokoh bernama Newton..

Untuk menciptakan sosok dunia datar, mau tidak mau flat earthers harus menihilkan adanya gravitasi, dan itulah yang mereka lakukan. Mereka menolak adanya gravitasi dengan mengambil contoh dan menampilkan fenomena tenggelamnya besi dan terapungnya gabus pada air..

Dalam video ketiga pada menit 14:52 dikatakan,

Contoh kasus ketiga, fenomena besi tenggelam dan gabus terapung di air. Apa penyebabnya..?

Newton akan menjawab, "Gravitasi". Besi tenggelam karena ditarik oleh gaya tarik bumi..

Archimedes akan menjawab, "Berat Jenis". Besi tenggelam karena berat jenisnya lebih besar dari mediumnya, yaitu air. Gabus terapung karena berat jenisnya lebih kecil dari berat jenis mediumnya, yaitu air..

Kata mereka, gravitasi itu tidak ada. Fenomena apel yang jatuh ke bawah hanyalah masalah berat jenis dan bukan karena gravitasi..

Gravitasi Dan Berat Jenis (Hoax Konspirasi Bumi Datar)

Jawabannya :

1. Kita harus jeli dan merinci dengan sebuah pertanyaan, siapa yang bertanya pada Newton dan di referensi mana Newton menjawabnya seperti itu..? hehee. Pertanyaan ini tidak lain adalah agar kita lebih menyadari bahwa argumen mereka kebanyakan hanya akal-akalan dan cenderung permainan kata-kata..

2. Gravitasi itu tidak ada, yang ada hanyalah berat jenis..

Entah yang membuat video ini nyadar atau gak nyadar ketika menyebut "Berat Jenis". Ane yang bloon gini alhamdulillah masih nyadar apa itu definisi dari berat jenis, biar lebih gampang kita ungkapkan saja dengan rumus..

Rumusnya adalah : s = mg/V

s = berat jenis (N/m³)
m = massa benda (kg)
g = gaya gravitasi (N/kg)
V = volume benda (m³)

ZONK..! Ternyata berat jenis berhubungan dengan gravitasi..!

Butuh Aqua..!?

Ketika kita menyebut kata "berat" maka secara langsung kita telah mendefinisikan "gravitasi", karena berat adalah perkalian antara massa dengan gaya gravitasi..

Rumusnya adalah : W = mg

W = berat (N)
m = massa (kg)
g = gaya gravitasi (N/kg)

3. Lebih lanjut. Jika mereka menolak adanya gravitasi dengan berlandas kepada Archimedes, mari kita membahas sedikit tentang Hukum Archimedes yang menjadi pegangan mereka. Besi yang tenggelam karena berat jenisnya lebih besar daripada berat jenis air, ini betul..

Hukum Archimedes berbunyi, "Benda yang tercelup sebagian atau seluruhnya di dalam fluida, akan mendapat gaya ke atas sebesar volume benda yang tercelup atau sebesar volume fluida yang dipindahkan.."

Fenomena nyata yang sama-sama kita ketahui adalah, jika kita mengangkat benda di dalam air akan terasa lebih ringan dibandingkan mengangkat benda yang sama di udara. Mengapa..? karena Hukum Archimedes tersebut, yaitu adanya gaya angkat ke atas yang bekerja pada benda di dalam air sehingga berat benda tersebut menjadi lebih ringan. Untuk membuktikan ini sangat sederhana, kita hanya perlu mengukur berat benda di udara dan berat benda ketika berada di dalam air..

Sekarang, apa rumus dari gaya angkat ke atas dalam Hukum Archimedes..?

Rumusnya adalah : Fa = ρVg

Fa = gaya ke atas (N)
ρ = massa jenis zat cair (kg/m³)
V = volume benda yang tercelup (m³)
g = gaya gravitasi (N/kg)

Dan ternyata, zonk lagi..! Archimedes menggunakan percepatan gravitasi..!

Fenomena terapung, melayang, dan tenggelamnya suatu benda di dalam air dipengaruhi oleh 2 (dua) buah gaya, yaitu gaya angkat oleh fluida dan gaya berat dari benda tersebut. Besi tenggelam ke dasar air, disebabkan karena gaya angkat ke atas (Fa) yang nilainya lebih kecil daripada berat besi itu sendiri..

Hukum Archimedes (Hoax Konspirasi Bumi Datar)

Semuanya berhubungan dengan gravitasi. Hukum Newton itu lebih fundamental daripada Hukum Archimedes, jadi bagaimana mungkin menolak yang fundamendal dengan berlandas kepada turunannya..!? Seandainya gravitasi ini ditiadakan, apa yang akan terjadi...? Rusaklah tatanan rumus, aplikasi, dan fenomena yang ada di dunia ini, heheee :)

——○●※●○——

Esha Ardhie
Senin, 11 Juli 2016


Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan, maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya." [HR. Muslim no. 1893]


Blognya Esha Ardhie Updated at: 2:24:00 PM

64 komentar:

  1. Di akhir video orangnya menyebutkan terdapat gaya dorong ke bawah.. mau disebut gaya gravitasi atau gaya apapun "silahkan" dan menurut si pembuat video gaya tarik tersebut disebabkan oleh elektromagnetik bumi yg menyebabkan terdapat gaya tarik ke bawah (9.8 m/s) yang semakin ke utara maka semakin kuat gaya tariknya

    Pas jaman SMP sih dulu dijelaskan kalo kita nimbang emas di Australia (selatan) lebih ringan dari Inggris (utara)

    CMIIW . Cuma penasaran aja sih mana bentuk yg bener

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jadi apel jatuh itu karena elektromagnetik atau karena berat jenis..?? hehee,

      Di bantahan nomor 5 saya sudah mengajukan dua pertanyaan. (1) Kenapa matahari tidak jatuh ke bumi, padahal berat jenis matahari jauh lebih besar daripada berat jenis apel..? (2) Mengapa apel bisa jatuh, bukankah harusnya melayang muter-muter seperti matahari akibat elektromagnetik..?

      Mengapa saya bertanya seperti itu, karena mereka keliru dalam memahami gaya elektromagnetik dan gaya gravitasi. Atau bisa jadi memang sengaja diplintirkan untuk "menggoyang" pemahaman orang-orang yang gak belajar sains. Padahal ini bukan masalah besar loh, karena dari pelajaran fisika SMP juga kita udah diajarin..

      Masalah angka 9.8 m/s² itu mereka dapet darimana..? palingan nyontek :v :v Coba aja tanya gimana rumus elektromagnetik biar dapet angka 9.8 heheee..

      Kalo berat emas itu saya gak tau, tapi secara teori, nilai gravitasi itu pengaruhnya dengan jarak si benda dengan permukaan bumi. Gak ada hubungannya dengan lokasi..

      Delete
    2. Benarkah Bulang bergeraka karena gaya gravitasi Bumi? Seberapa besar gaya gravitasi bumi mempengaruhi bulan?

      Delete
    3. Bisa dihitung sendiri bang, ni ane kasih rumusnya.. F = (G x M1 x M2) / r²

      Buat nambah-nambah info, bisa juga baca artikel ane >> https://eshaardhie.blogspot.com/2015/09/mengapa-wajah-bulan-selalu-tampak-sama.html

      Delete
    4. Bukannya matahari itu ga jatuh krn diluar pengaruh gravitasi bumi

      Delete
  2. Issac Newton hidup setelah Archimedes, bagaimana mungkin bisa membandingkan bahwa Archimedes mesti ikut Issac Newton? https://en.wikipedia.org/wiki/Isaac_Newton https://en.wikipedia.org/wiki/Archimedes

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tapi nyatanya, Newtonlah yang merancang dasar-dasar mekanika klasik melalui 3 hukumnya tentang gerak.. Ini bukan masalah siapa yang hidup lebih dulu, tapi mana yang lebih prinsip atau yang lebih asas.. Secara hukum, Newton jelas lebih mendasar. Bisa dilihat hukum archimedes di atas yang menggunakan hukum pertama Newton, F=mg

      Delete
    2. Begitu juga gaya angkat yang diberikan oleh fluida kepada zat tercelup, bisa dijelaskan dengan hukum ketiga Newton tentang aksi reaksi. Semua fenomena gerak (secara klasik) dapat dijelaskan melalui 3 hukum Newton..

      Delete
    3. Anda mendefinisikan gravitasi yang mengarah ke pusat bumi, atau katakanlah ke bawah. sehingga hubungan berat = m.g bukan begitu? sedangkan di sisi lain, mereka yang memang tak mengakui ada gravitasi, tidak mendefinisikan adanya g. yg mereka maksud berat bukan yg seperti Anda maksud, jelas berbeda. non sense

      Delete
    4. Saat Archimedes mengungkapkan teorinya bahwa gaya apung (Fa) adalah berat (W) zat cair yang dipindahkan/tumpah atau Fa = W, belum ada yg bisa menjabarkan W.

      Saat Newton mengemukakan teori gravitasi, akhirnya W bisa dijabarkan sebagai massa (m) dikalikan percepatan gravitasi (g) atau W = m.g maka Rumus Archimedes disempurnakan jadi Fa sama dengan massa zat cair (mbf) dikalikan percepatan gravitasi (g)atau Fa = mbf.g

      Selanjutnya massa (mbf) dijabarkan lagi jadi massa jenis zat cair (Pf) dikalikan volumen zat cair yg dipindahkan (Vbf). Akhirnya rumus Archimedes menjadi Fa = Pf.Vbf.g
      Jadi Newton menyempurnakan rumus Archimedes bukan menentangnya...

      Tentang Peta AZIMUTHAL EQUIDISTANT yg diklaim sbg peta bumi datar sy bahas disini:
      https://www.youtube.com/watch?v=JTEYOH--cG0

      Delete
  3. ass mbk Esha, sy suka artikel perbandingan terutama ttg "Bumi Datar" sempat menjadi bahan bacaan dan tontonan di wkt senggang..dan menurut sy banyak benar nya..itulah namanya "Konspirasi"..semoga sukses mbk, kami tunggu berita ttg bumi datar berikutnya..selamat berkarya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wa'alaikumussalam warahmatullah, terima kasih atas komentar dan apresiasinya. Tapi saya terharu ketika dipanggil mbak, karena saya hanyalah seorang laki-laki yang selalu salah di hadapan wanita, hehe 😂😂

      Delete
  4. Lalu bagaimana menurut Anda tentG satelit yang berjumlah ribuan namun tak dapet dilihat dengan teleskop kita?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ga perlu teleskop, lihat aja sendiri pada malam hari, ada cahaya kecil seolah olah bintang tapi bergerak. Itu adalah satelit. Hanya beberapa yg kelihatan yang kebetulan ukurannya lebih besar dan pas ngorbit melintasi Indonesia.

      Delete
    2. @frank, bisa dilihat. Silahkan cari tutorialnya di youtube..

      Delete
    3. Satelit punya lampu ya?
      Bahan bakarnya pakai apa ya bisa melayang ke angkaasa selama2nya
      Apa ada pom bensin disana ?

      Lagian besarnya satelit emang sebesar apa ya, padahal jarak satelit dg bumi rata2 34000km
      Lha kok bisa dilihat dg mata telanjang?

      Delete
    4. Satelit punya lampu ya?
      Bahan bakarnya pakai apa ya bisa melayang ke angkaasa selama2nya
      Apa ada pom bensin disana ?

      Lagian besarnya satelit emang sebesar apa ya, padahal jarak satelit dg bumi rata2 34000km
      Lha kok bisa dilihat dg mata telanjang?

      Delete
    5. elu tau gak di tiap satelit pasti ada kyk semacam panel surya disamping satelit tersebut. nah panel tersebut berguna utk menangkap cahaya surya sehingga menghasilkan listrik

      TONG ELO WAKTU SEKOLAH NGAPAIN AJAAA???

      Delete
    6. Bahan bakarnya pakai apa ya bisa melayang ke angkaasa selama2nya
      Apa ada pom bensin disana ?

      kan luar angkasa itu gak punya gravitasi, jdi benda langit bsa melayang di angkasa

      lagi lagi tong

      ELO WAKTU SEKOLAH NGAPAIN AJA? MAEN JUDI?

      Delete
  5. Solar System bilang semua benda berenang di ruang (space) termasuk bumi mengelilingi Matahari. Sementara Al-Quran menjelaskan bahwa adanya ruang karena ada pemisahan langit dan bumi. Singkatnya menurut Al-Quran: Pertama : Sebelumnya Langit dan Bumi adalah sesuatu yang padu. Kemudian Allah memisahkan keduanya. Tentu Langit dinaikan sehingga langit menjadi di atas dan bumi di bawah, (Silahkan yang muslim atau siapapun check langsung ayat-ayat Al-Quran yang menceritakan penciptaan langit dan bumi. Dan tolong disusun kronologinya. Kedua : Dampak Pemisahan langit dan bumi adalah adanya ruang (Space) dan ini sesuai dengan firman Allah yang mengatakan bahwa : Allah adalah pencipta langit dan bumi dan apa saja yang ada diantara keduanya atau Allah penguasa langit dan bumi dan apa saja yang ada diantara keduanya. Ini me nunjukan bahwa ciptaan Allah adalah Langit, bumi dan apa saja yang ada diantara keduanya. Apa saja yang ada diantara keduanya? Bulan, Matahari dan Bintang. (Silahkan dibuka AL-Quranya, karena terlalu panjang kalau saya paparkan disini. Dan ingat, ini bukan tafsir, tapi ini arti apa adanya dan memang tanpa perlu penafsiran. Mudah saja difahami. Nah, sampai sini saja Teori Solar System terbantahkan. Solar system mengatakan bumi berenang diruang (space) dan berputar serta mengelilingi matahari. Sementara Al-Quran mengatakan matahari, bulan dan bintang saja yang merupakan benda-benda yang berenang atau melayang-layang di ruang (space). Dimana ruang itu? Antara langit dan Bumi. Apakah bumi benda yang ada diruang? Tentu bukan. Jika anda buka Al-Quran, Penciptaan alam dalam Al-Quran secara kronologis di urutkan berdasarkan ukuran yaitu pertama Langit dan Bumi, kedua Bulan dan Matahari, ketiga Bintang-bintang. Semua tampak berpasangan. Langit itu identik dengan bumi karena sebelumnya adalah sesuatu yang padu. Langit dibuat menjadi tujuh lapis. Begitu pula bumi. Langit dan bumi dikatakan berpenghuni. Dalam Isra Mi'raj, nabi bertemu nabi adam dilangit ke satu dan nabi-nabi lainya di langit berikutnya sampai ke langit tujuh. Dilangit ketujuh terletak baitul Makmur tempat thawaf para malaikat dan baitul ma'mur ini terletak tepat diatas ka'bah tempat thawaf nya manusia. Dan apabila baitul ma'mur jatuh maka ia pasti menimpa ka'bah. Dan ini mustahil jika bumi berputar. Dan Allah mengatakan bahwa surga itu seluas langit dan bumi. Penciptaan Bumi dan Langit adalah enam hari/masa. Empat hari/masa untuk penciptaan bumi dan urusan-urusanya dan dua hari/masa untuk langit. Penciptaan matahari, bulan dan bintang tidak disebutkan berapa lama yang Allah butuhkan. Ini menunjukan bahwa penciptaanya mereka adalah pelengkap dan bukan suatu yang besar seperti langit dan bumi. Dan permisalan ini sebagaimana disampaikan bahwa Allah berkata, penciptaan langit dan bumi adalah lebih besar dari penciptaan manusia. Al-Quran menceritakan bahwa Allah menciptakan bulan dan bintang setelah menyempurnakan penciptaan Bumi. Dan Menciptakan Bintang setelah menyempurnakan penciptaan Langit, yg diletakaan dekat dengan langit terdekat (maksudnya terdekat dari bumi yaitu langit lapisan pertama). Dan Allah jelas-jelas mengatakan bahwa bintang-bintang adalah sebagai pernghias langit sementara matahari dan bulan sebagai cahaya dan penerang. Ini menunjukan bahwa mereka semua adalah pelengkap, bukan bagian inti sebagaimana yang digambarkan dalam Solar System Dalam hal apa solar system mengatakan Matahari adalah pusat tata surya? Bagaimana bumi dikatakan berukuran lebih kecil dan berenang berputar dan mengelilingi matahari? Siap yang imaginer? Tuhan atau pencipta teori solar System? Tentu saja sebagai umat Islam, AL-Quran tidak salah dan itu yang kita rasakan. Apa yg disampaikan Flat earth kurang lebih mendekati keterangan Al-Quran. Sejujurnya saya bukan pendukung Flat Earth dan saya terlepas diri dari tuduhan dusta apabila mereka berdusta. Seperti Al-Quran, bible juga dikatakan memiliki perspektif yang sama dikarenakan memang diwahyukan oleh Tuhan yang sama meskipun pada zaman, bahasa dan nabi yang berbeda dengan visi misi yang sama.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Unknown, mohon maaf kalau saya merasakan ada alibi yang mencurigakan. Biar adil, silahkan sampaikan dalil-dalil yang anda maksud. Saya rasa tidak sulit, toh tinggal dicopas dan kolom komentar pun masih luas :)

      Delete
    2. Saya penasaran dengan ayat Al-Qur'an yang katanya tidak butuh penafsiran.. Nyatanya, anda menggunakan penafsiran anda sendiri 😂

      Delete
    3. Jangan terpancing mbak..
      Dalam video youtube saya "Logika ERROR Flat Earther" banyak yg menggiring ke Al Qur'an. Sy dgn tegas katakan, saya bukan ahli tafsir, menafsir-nafsirkan tanpa ilmu yg cukup pertanggung-jawabannya sangat BERAT.
      Sy belum pernah dengar ilmuan seperti Al Farabi, Ibnu Sina, Al Khawarizmi dan Al Biruni menafsirkan bahwa bumi datar dan matahari berputar diatasnya. Padahal selain ilmuan dan astronom, mereka juga ulama...
      Jadi membahas tafsir bukan keahlian kita.

      Delete
    4. Apakah kamu tahu, sebelum Copernicus datang dan merevisi Ptolamy yang sudah bertahan selama 1300 tahun? :)

      Delete
  6. Cuma pengen dapat jawaban. Bukan maksud menyanggah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jikalau terbukti bumi itu bulat jadi kitab suci mu perlu di revisi bang , maaf ane cuma bisa komen segiu doang

      Delete
    2. This comment has been removed by the author.

      Delete
  7. Makasih gan udah repot repot kasih rumus hehehe tapi dari semua rumus yang dikasih itu faktor G bisa agan coret semua... Ane cuma nanya nih gan gak maksud apa apa karena burung bisa terbang dengan masa bobotnya... Mungkin agan yang pintar bisa bikin turunan rumus baru nih... Di situ mungkin tantangannya karena burung tidak se aero dinamis bodi pesawat hitungannya ... Trims b4

    ReplyDelete
    Replies
    1. Cerdas!
      Tesla juga akuin, sains modern terlalu 'menghubungkan' sesuatu yang alamiah dengan eksakta.

      Delete
  8. 1. Sampai sekarang, mekanika klasik dan gaya gravitasi TIDAK ADA dan TIDAK BERLAKU pada tingkat atom dan subpartikel. Yg dipake adalah mekanika kuantum
    2. Ada 4 gaya fundamental yg diakui: gaya elektromagnetik, gaya nuklir kuat, gaya nuklir lemah, dan gaya gravitasi. Dari keempat gaya tsb, semuanya bisa diaplikasikan baik tingkat atom sampai tingkat alam semesta, KECUALI gravitasi gagal ditingkat atom
    3. Banyak fisikawan termasuk einstein & stephen hawking, menggabungkan 4 gaya diatas menjadi "theory of everything" tetapi semua terganjal pada gaya gravitasi. Sekarang sih sudah ada, namanya String theory tapi belum bisa dibuktikan sampai sekarang

    Jadi, apakah gaya gravitasi itu benar2 ada atau gravitasi itu cacat dan perlu direvisi ulang, ataukah gravitasi itu cuma coretan pemuda yg dijatuhi apel... Kita tunggu saja :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Flat-earthers selalu tampak tidak konsisten. Jika elektromagnetik bekerja pada partikel tingkat subatom, bagaimana ia bisa bekerja antara bumi dan matahari..!? Efek yang ditampilkan pada video dimana benda dapat melayang-layang, itu karena jaraknya yang dekat, coba pisahkan saja sejauh 1 meter, apa masih bisa melayang-layang..? Lalu bagaimana antara bumi dan matahari..!?

      Siapa bilang partikel itu tidak punya gravitasi.. Sebaiknya buka google dulu, cari tau apa definisi gravitasi dan apa maknanya mekanika klasik..

      Delete
    2. Waduh. Kalo menghitung matahari bisa melayang ini hanya allah yang tahu sebagai pencipta. Manusia ini juga ciptaanya,
      Tidak ada yang bisa mempelajari semua yang ada di bumi apalagi di atas bumi.
      Jadi janga melawan ayat2 alquran justru lawan kita adalah kebenaran yang ada dipikiran orang2 yang menciptakan rumus2 ini.

      Delete
    3. Intinya percaya mau tidak percaya cuman 1 buat kalian.mau bumi itu bulat dan bumi itu datar apa manfaat untuk kalian dan apa untungnya buat kalian?

      Sudah ada yang merasakanya?
      Sudah dapet uang dari keduannya kah?
      Sudah ada ada berubah dari hidul anda setelah mengetahi ini?
      Sudah kah kalian merasa lebih baik untuk dirimu sendiri?

      So buktikan jika kalian menginginkan kepastian dengan melihat sendiri apa betuk bumi sebenarnya

      Delete
  9. G nya di coret jadi sama aja G nya cuma setor muka tuh di Archimedes ,

    ReplyDelete
    Replies
    1. Om @nano..
      Coba tulisin dong rumus yang bener gimana..? :p

      Delete
  10. Buka logika itu coy, g itu bukan gaya gravitasi, tp percepatan gravitasi. memang berhubungan dg g. Tp symbol g kan bisa diganti apa aja mau a, b, c, sampai z, yg penting artinya percepatan konstan alamiah ke bawah, yg besarnya sekitar 9.8 m/s kuadrat. Mau lu sebut percepatan gravitasi kek percepatan ke bawah kek...
    Tp kalo ada kaum flat earth dia nyebut percepatan alamiah ke bawah, kalo penganut bumi globe menyebut percepatan grvitasi...
    Jadi pandang rumus jgn di telan mentah2 aja...

    ReplyDelete
  11. Mangkanya kalo ilmu cuma sejengkal jangan dlu keluarin argumen .. dan semua kasus ini di ceritakan dan di jelaskan di surat Ali'imran Qs 3. 11 yg berbunyi : (keadaan mereka) adalah sbagai keadaan kaum firaun dan orangorang sebelumnya ; mereka mendustakan ayat-ayat kami; karena itu allah menyiksa mereka disebabkan dosa-dosa mereka. Dan allah sangat keras siksa nya. Belajar itu bukan dari 1 ayat alquran doang dan bukam dari 1 kitab aja . cari tau semua di alquran baru kali bakalan paham

    Wasalam

    ReplyDelete
  12. aduh kacau nih mas...udah cek belum salah tuh rumus loe...yang benar itu rumus berat jenis;;;RHO = M/V...cek lagi dong...kok yang komen ndak nyadar ya...artikel aja udah salah masak komen yang salah seolah itu yang benar...nah mungkin anda kali yang nyesatin publik dengan artikel anda...membuat bantahan ke flater dengan merujuk ke link situs anda...anda bilang si flater cari traffic munkin anda juga begitu bukan....lol..saya bukanya pendukung flater atau pun mendukung anda...tapi science itu harus ada pembantahan di sini si flater sebagai pembantah,,,nggak bisa main manggut aja kalau orang nyatakan teori ini hukum ini dsb kita nurut aj..contoh kasus hukum thermodinamika sama enstein e = mc2 itu bertolak belakang banget...bisa dibilang SETENGAH DARI ILMU FISIKA YANG KITA PELAJARI SEBENARNYA NGGAK SINCRON ALIAS PEMAKSAAN MAKANYA ASTROFISIKA MODERN SEKARANG NGGAK MAJU BEDA JAUH SAMA COM SCI YANG TEORI SAMA PRAKTEKNYA MENGGUNAKAN RUMUSAN ELECTRO NOTA BENE TESLA AND EDISON...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sedikit koreksi, RHO (ρ) itu "massa jenis" bukan "berat jenis". Memang, rumus massa jenis RHO=Massa/Volume. Tapi kalau Berat Jenis=Berat(N)/Volume. Darimana dapat nilai "Berat"? Ya dari rumus , Berat=massa . gravitasi. Coba dibaca lagi dengan cermat. CMIIW dan semangat menulis dan berbagi terus om esha ardie :)

      Delete
  13. bisa gak bahas masalah kutub pada video itu ?? makasih

    ReplyDelete
  14. Bagaimana astronot dengan santainya gelantungan di satelit.. Katanya satelit muter2 kecepatanya melebihi kecepatan suara lagi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nahh setuju buat yg satu ini. Terus lagi satelit itu pakek bahan apa,terbang keluar kubah bumi sampe ga terbakar. Katanya atmosfir itu panas bgt sampe2 meteor aja hancur.

      Delete
  15. kenapa ga pada buktiin sendiri aja ?
    coba angkat barbel 10kg di permukaan rendah (dimana aja) / tinggi (gunung / pesawat ), jika ada perbedaan berarti hukum newton berlaku tetapi jika sama saja, hukum newton hoax semata :)

    ReplyDelete
  16. Skrng yg jadi pertanyaan darimana nasa mengukur jarak matahari ke bumi, apa nasa sudah pernah ke matahari? Naik apa? Gojek? Katanya 6000 drjt suhunya. Terus galaxy2 lain yg ditemukan nasa, jaraknya 1 milyar tahun cahaya lagi. Hebat banget bacot nasa, ngukurnya pake apa? Meteran? Udah pergi kesana? Pesawat dibumi aja cuaca buruk dikit jatoh sambar petir jatoh. Apalagi mau nembus atmosfir, mau ke bulan. Hellooowww. Gakusah pakek rumus. Tapi pakek akal sehat.

    ReplyDelete
    Replies
    1. This comment has been removed by the author.

      Delete
  17. Salam hangat.. mari buktikan teori kelengkungan bumi yg ternyata terbukti dg menggunakan laser pada jarak tertentu.. terbukti bahwa bumi itu datar. Jika ada lengkungan maka laser yg "lurus" tsb tdk akan pernah sampai pada titik temunya.(saya lupa video ke berapa itu).
    Flatearth telah membuktikan secara fakta maupun ilmiah penjelasan tentang retina mata manusia ttg jarak pandang dan horison.. terbukti.
    Skrg saya mau lihat argumen anda secara "ilmiah".

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oh iya satu lagi, argumen anda soal penjelasan gambar galaksi bima sakti di andai-andaikan seperti kita di dalam rumah itu ya.. Ini ilmu pengetahuan, bukan andai2 atau ibarat loh.. Kita bisa saja ambil perumpamaan dalam science, tapi tolong ya, perbandingan rumah kita dengan galaksi yg katanya memiliki luar biasa banyak tata surya tsb SANGAT TIDAK RELEVAN untuk diumpamakan.

      Delete
    2. Dan sang penulis tak dapat menjawab pertanyaan para pembaca
      Apa ini maksudnya?
      Mengapa begitu memaksakan bumi itu bulat, begitu menyalahkan para Flat Earthers?
      Jangan katakan bahwa "oknum dalam" telah membayarmu utk meyakinkan org2 bumi itu bulat, tuan penulis.

      Delete
    3. Om Adhe sama om Ran pernah dengar ga nama Wallacea, dia itu ahli flora dan fauna yg mengklasifikasihan ragam flora-fauna Indonesia Timur, khusunya daerah sy Sulawesi.
      Nah si Wallacea inilah yg berhasil mematahkan percobaan "Bedford Level Experiments". Kalo dicari dalam artikel bhs Indonesia agak susah, tapi kalo dicari dlm artikel bhs Inggris banyak tuh om.
      Coba deh cari. Ketik saja "Bedford Level Experiments" dan pilih yg wikipedia bhs Inggris. Ada kok diuraikan disitu. Perbanyak BACA (Iqra) om, kurangi NONTON... hehe..

      Delete
    4. LOL sekalo pernyataan bung adhe lo bilang ilm pengetahuan ga pakai andai andai ? sedangkan lo menjelaskan pakai perumpamaan apa bedanya coba ? lu waktu sekolah guru lu ngajarin lu pakai permisalan ga ? atau lu kaga pernah sekolah ? nih gw kasi tau lu yah waktu sd pasti diajarin ngitung kan ? untuk lebih mudah guru lu ngajar makai permisalan contohnya 1 apel ditambah 1 apel sama dgn 2 apel ? itu apa kalau bukan andaikan ato menjelaskan andaikan lu punya 2 apel di tambah 2 apel berapa apel yg lu punya ? so ? asal lu tau ilmu pengetahuan tak terbatas dan dapat dipelajari dgn cara apa saja termasuk pengandaian

      Delete
  18. Gravitasi (g) nya gak ngaruh mari kita buktikan

    Diketahui:

    Fa = W

    W = m.g

    Fa = ρ.V.g
    ------------------

    Fa = W
    ρ.V. g = m. g

    Coret g nya

    ρ.V = m


    Gravity is THEORY
    jadi artikel ini tidak membuktikan Kebohongan Konspirasi Bumi Datar.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau disetarkan ya memang seperti itu, coba perhatikan..
      ρV = m
      ρ (massa jenis) = m/V
      s (berat jenis) = mg/V

      Jadi mau bilang hukum archimedes Fa = ρV tanpa ada unsur gravitasi..? nah ini yang kacau, coba jabarkan dapat darimana Fa = ρV...??

      Tetap saja rumus Fa = ρVg dan rumus W = mg

      Contoh gini deh..
      60 = 60
      5x2x6 = 5x3x4
      Sekarang coret angka 5
      2x6 = 3x4

      Sekarang apa Anda mau dibilang angka 5 itu hoax..?? Jadi 60 = 2x6 saja tanpa ada unsur angka 5..?

      Tetap saja rumus 60 itu 5x2x6..
      Sayangnya rumus gak bisa "dimanipulasi" sob :D

      Delete
    2. Diskusi yang menarik

      dapat darimana Fa = ρV...??
      bisa kita lihat dari rumusan untuk menentukan Massa Jenis Benda (ρb), Volume Benda (Vb), Massa Jenis Zat Cair (ρzc), atau Volume benda yang tercelup didalam air (V2) berikut ini yg selama ini kita ketahui:

      W = Fa
      ρb.Vb.g = ρzc.V2.g
      ρb.Vb = ρzc.V2

      apakah bisa dijelaskan apa fungsi gravitasi (g) tersebut klo memang akhirnya tidak digunakan?


      Untuk contoh yang diberikan seperti mencari pembenaran atas asumsi dengan mencoba merasionalkannya karena mencocokkan dengan Result/hasil yang didapat, baiklah biar Fair bagaimana apabila hasilnya tetap seperti contoh tetapi satuannya saya ganti menjadi :

      60 = 60
      1x15x4 = 1x30x2
      Sekarang coret angka 1
      15x4 = 30x2

      Sekarang Anda juga dapat buktikan 60 = 15x4


      Mengenai Gravitasi atau Gaya Tarik Bumi sampai saat ini bertentangan dengan Hukum Kekekalan Energi karena ada Gaya Tarik Bumi tetapi tidak memiliki Gaya Tolak Bumi.

      Dan Einstein pun secara tidak langsung atau dengan kata lain mengatakan bahwa tidak ada Gaya Gravitasi melalui Teorinya tentang Relativitas Ruang dan waktu, Teori relativitas umum ini menggantikan hukum gravitasi Newton. Teori ini menggunakan matematika geometri diferensial dan tensor untuk menjelaskan gravitasi. Dalam Teori relativitas umum, gravitasi bukan lagi sebuah gaya (seperti dalam Hukum gravitasi Newton) tetapi merupakan konsekuensi dari kelengkungan (curvature) ruang-waktu. Relativitas umum menunjukkan bahwa kelengkungan ruang-waktu ini terjadi akibat kehadiran massa. Tetapi sekali lagi itu hanya Teori dari rumus ke rumus yang akhirnya menciptakan struktur yg tdk ada hubungannya dengan Realitas.

      Delete
    3. Tidak perlu mengalihkan perhatian dengan contoh di atas, tetap saja angka 1 itu adalah sebuah bilangan. 1+1 = 2, 1+10 = 11...

      Saya ulangi pertanyaannya,
      Rumus Fa = ρV..?
      Dapat darimana..?

      Delete
    4. Itu mas Bee Bee udah masukin g (percepatan gravitasi) di rumusnya. Dan gravitasi nya gak mempengaruhi hasil akhirnya.

      Delete
    5. Mas/mbak Nanda, sepertinya Anda kurang mengerti masalah yang sedang dibahas. Justru hasil akhir yang didapat oleh mas/mbak Bee Bee, itu karena ia memasukkan unsur g (gravitasi) pada persamaan awal, sebingga gravitasi masih diperhitungkan dalam rumus tersebut..

      Jika Anda ingin membuktikan bahwa Hukum Archimedes tidak dipengaruhi gravitasi, silahkan buktikan bahwa Fa tidak sama dengan ρVg. Jadinya apa rumus untuk Fa..? Jika Anda bilang gravitasi tidak pengaruh sehingga Fa = ρV saja, silahkan buktikan perumusan itu..

      Atau bisa kasih saya contoh, berapa Fa yang bekerja pada sebuah benda bermasa yang melayang di dalam air, silahkan buat asumsi angkanya dan saya menunggu jawabannya.. :D

      Delete
    6. Baca argumen penulis malah jadi ga percaya sama bumi bulat... Kalah truss argumentasi nya... Tahu bulat coyyh

      Delete
    7. Baca argumen penulis malah jadi ga percaya sama bumi bulat... Kalah truss argumentasi nya... Tahu bulat coyyh

      Delete
  19. Kereenn broo.... terus sebarkan bumi itu datar ..buktikan bahwa nasa elit global dan lain lain itu bulshit

    ReplyDelete
  20. Kereenn broo.... terus sebarkan bumi itu datar ..buktikan bahwa nasa elit global dan lain lain itu bulshit

    ReplyDelete
  21. Kalian semua tidak sadar satu hal
    Semua konpirasi, semua teori, semua ocehan, semua pendapat, semua omongan ini sudah mengadu domba kita semua
    Kita senegara, sesuku, seadat, bahkan seiman harusnya sadar sudah dipecah belah
    Jangan saling menyalahkan, tapi cermatilah darimana awal terjadinya semua ini

    ReplyDelete
  22. Sang penulis artikel membantah dngn rumusan, klau mau bantah jg dengan rumusan sperti mbak/mas bae bae

    ReplyDelete

Silahkan masukkan komentar Anda, berbagi pengetahuan dan sudut pandang Anda. Setiap artikel sangat memungkinkan untuk diperbaiki dan dilakukan pengeditan..