Download Ebook (PDF) Kick Andy - Kumpulan Kisah Inspiratif

Download Ebook (PDF) Kick Andy - Kumpulan Kisah Inspiratif

>> INFORMASI BUKU

Judul : Kick Andy - Kumpulan Kisah Inspiratif
Penyusun : Gantyo Koespradono
Penyunting : Andy F. Noya
Cetakan : Pertama, Maret 2008
Jumlah Halaman : 288
Ukuran File : 2.71 MB

>> DAFTAR ISI

- KATA PENGANTAR
- APA DAN BAGAIMANA KICK ANDY
  • Kick Andy : Awalnya dari Ketidakjelasan Konsep
  • The Power of Kick Andy
  • Tim Kreatif Pendukung Kick Andy
  • Sang Host
- EPISODE KE EPISODE
  • Cantik dengan Plastik
  • Jangan Bugil di Depan Kamera!
  • Berebut Cinta dengan Bandar Narkoba
  • Mimpi-Mimpi Anggun
  • Mencari Akar di Luasnya Dunia
  • Jugun Ianfu
  • Tragedi Itu Tetap Misteri
  • Pengakuan Mayor Alfredo
  • Cinta Melawan Kodrat
  • Yang "Panas" di Masa Lalu
  • Republik Benar-Benar Mabok 
  • Xanana Gusmao
  • Orang-Orang Buangan
  • Perjalanan Seorang Pengamen
  • Hercules
  • Bullying
  • Blak-blakan dengan Sultan Hamengku Buwono X
  • Pergolakan Batin Sang Model
  • Sepenggal Asa di Balik Terali
  • Seni Melawan Kodrat
  • Mereka Memang Ada
  • Tragedi Anak Bangsa
- BIOGRAFI PENYUSUN

>> SEPENGGAL KISAH KELAMNYA PKI

Mulyono yang kini berusia 75 tahun adalah salah seorang saksi aksi kekejaman, baik yang dilakukan tentara maupun PKI. Pada tahun 1965, dia berprofesi sebagai fotografer pada harian Kedaulatan Rakyat, Yogyakarta. Profesi yang disandangnya menjadikan laki-laki ini sering mengunjungi berbagai tempat dan melihat berbagai peristiwa tragis dan mengabadikannya lewat foto..

Di sebuah desa, dia melihat banyak mayat dalam keadaan mengenaskan. Pada waktu itu, dia tidak tahu, siapa gerangan mayat-mayat tersebut. Namun setelah bertanya kepada aparat desa, barulah dia mengerti ternyata mayat-mayat itu adalah anak anggota Marinir dan anggota Pemuda Anshor, organisasi di bawah naungan Nahdlatul Ulama (NU). 'Mereka dibunuh oleh PKI dengan cara disembelih,' katanya..

Mulyono mengaku bergidik melihat peristiwa yang disaksikannya. 'Saya kaget dan ketar-ketir, yang diperangi kok bangsa sendiri,' katanya. Mayat-mayat itu kemudian dikubur di halaman belakang rumah. Di tempat lain, Mulyono melihat, darah segar berceceran di mana-mana. 'Saya semula takut melihat darah, tapi lama-kelamaan biasa,' ujarnya..

Kali lain Mulyono melihat ada sesosok mayat yang tergeletak di tepi rel. Setelah dilihat, masya Allah, kepala mayat dipatok dengan paku yang biasa digunakan untuk mematok rel kereta api. Paku rel tersebut dipakukan di kiri dan kanan kepala menyerupai banteng. Usut punya usut, ternyata mayat tersebut adalah anggota Partai Nasional Indonesia (PNI), partai yang juga menjadi musuh PKI..

Masih ada pengalaman lain yang dialami Mulyono saat menjalankan tugasnya sebagai fotografer. Suatu kali dia dan kawan-kawannya melihat caping (topi berbentuk limas terbuat dari bambu yang biasa dipakai petani) di jalan. Setelah caping itu dibuka, ya ampun, di dalamnya ada kepala manusia yang badannya terkubur. Si pemakai caping tentu saja sudah tak bernyawa. Menjawab pertanyaan Andy Noya, Mulyono tidak habis pikir, mengapa peristiwa tragis seperti itu bisa terjadi. 'Sesama anak bangsa kok tega saling membunuh,' katanya.." (hal. 267-268)

>> DOWNLOAD EBOOK

Direct Link : DOWNLOAD
Ukuran File : 2.71 MB

——○●※●○——

Saksikan kisah lainnya dan selamat menyimak..

Esha Ardhie
Minggu, 24 Juli 2016


Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan, maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya." [HR. Muslim no. 1893]


Blognya Esha Ardhie Updated at: 12:08:00 PM

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan masukkan komentar Anda, berbagi pengetahuan dan sudut pandang Anda. Setiap artikel sangat memungkinkan untuk diperbaiki dan dilakukan pengeditan..