Kisah Pemandangan Aneh Di Pulau Tidung

Minibus Di Pulau Tidung
Pemandangan di pulau tidung (ilustrasi)

Pemandangan aneh ketika berkunjung ke pulau tidung


Ada pemandangan aneh ketika kami trip ke pulau Tidung. Yaitu ketika kami kesulitan menaiki atau turun dari kapal, khususnya bagi para wanita. Di situ ada beberapa orang dari kru maupun awak kapal yang berdiri di atas kapal atau di samping kapal untuk membantu orang-orang yang akan naik atau turun dari kapal. Karena posisi kapal yang lebih tinggi atau agak jauh dari daratan, sehingga untuk naik atau turun dari kapal harus perlu bantuan seseorang yang memeganginya. Nah di situlah mereka tidak segan-segan membantu memegangi orang-orang baik laki-laki maupun perempuan yang akan naik atau turun dari kapal..

Namun ketika tiba giliran rombongan kami, mereka segan terhadap kami, khususnya segan kepada wanita-wanita kami. Dikarenakan wanita-wanita kami memakai hijab-hijab yang panjang dan syar'i, bahkan ada beberapa orang wanita dari kami yang memakai cadar (niqab). Itulah yang menyebabkan orang-orang tersebut segan membantu wanita-wanita kami, karena tidak ingin menyentuhnya. Akhirnya orang-orang tersebut sengaja membiarkan dari keluarga atau suaminya yang membantu sendiri wanita-wanitanya. Mereka paham sendiri, dan tanpa harus diberitahu oleh kami. Jika untuk menyentuh wanita-wanita kami saja mereka segan, terlebih lagi untuk hal-hal yang lain. Ana menilai rasa segan mereka untuk tidak mau menyentuh wanita-wanita kami dikarenakan mereka menghormatinya. Mereka menghormati hijab-hijab yang dikenakan wanita-wanita kami. Berbeda halnya sikap mereka terhadap wanita-wanita yang tanpa hijab syar'i atau yang memperlihatkan aurat-auratnya, mereka berani dan tanpa rasa segan menyentuh bagian tubuh-tubuh wanita walaupun dengan alasan membantu..

Inilah fitrah manusia yang tidak bisa ditutupi bahkan disembunyikan. Fitrah manusia yang masih memiliki rasa hormat terhadap ajaran Islam yang benar, khususnya hijab syar'i. Inilah fungsi hijab yang sejatinya adalah melindungi wanita dan menjadikan wanita lebih terhormat di mata manusia. Allah lebih mengetahui apa-apa yang tidak diketahui makhluk-Nya. 
Subhanallah..


Diceritakan oleh : Fitria Kurniawan

——○●※●○——

Esha Ardhie
Senin, 24 Agustus 2015


Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan, maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya." [HR. Muslim no. 1893]


Blognya Esha Ardhie Updated at: 9:11:00 PM

4 komentar:

  1. Sebenarnya toleransi beragama di Indonesia sangat besar, dan itu adalah buktinya gan. subhanalloh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semoga Allah senantiasa menjaga fitrah-fitrah manusia, Aamiin..

      Delete
  2. Selain toleransi, mungkin masyarakat setempat sedikit banyak mengetahui hal - hal yng berkaitan dengn hukum Syari dalam Islam. Apalagi masyarakat pulau tidung yng katanya 100% muslim.
    Salam

    ReplyDelete
    Replies
    1. 100% yah..? Alhamdulillah. Dengan penuturan kisah di atas atau dengan adanya akhwat-akhwat bercadar yang berkunjung, hhee moga-moga masyarakat sekitar banyak mengenal dan mengikuti jejak sunnah tersebut, minimal mereka tidak merasa aneh apalagi mencela penampilan yang seperti itu. Terima kasih atas kunjungannya :-)

      Delete

Silahkan masukkan komentar Anda, berbagi pengetahuan dan sudut pandang Anda. Setiap artikel sangat memungkinkan untuk diperbaiki dan dilakukan pengeditan..