Sedikit Renungan - Kisah Tadi Malam


Ini kejadiannya tadi malam. Lagi di jalan, rantai motor tiba-tiba copot, wah ini sih gara-gara rantainya yang kendur tapi malas buat memperbaiki. Alhamdulillah ga ada yang nabrak atau ditabrak. Malam-malam jam 10.00 mana ada bengkel yang buka..? Kalau bawa kunci-kunci barangkali bisa dibetulin, sayangnya ga ada. Akhirnya mau ga mau mesti ngedorong itu motor sampe rumah. Jaraknya ga terlalu jauh sih, nyampe rumah aja sekitar jam 01.00. Tapi menariknya pas di tengah jalan ada seorang pemuda tampang preman, bermotor dengan seorang gadis di belakangnya berkata, "Bensinnya abis ya bang..? Ayo gw dorongin pake kaki."

Sedikit Pelajaran :

1. Periksa kendaraan secara berkala, jangan mengabaikan hal-hal yang kecil apalagi yang sering berkendaraan jauh..

Begitu pun hidup kita, padahal hidup ini bukanlah perjalanan yang jauh, melainkan hanya sebentar, namun kita sering meremehkan dosa-dosa kecil, padahal barangkali dosa kecil itulah yang menyebabkan kita masuk ke dalam neraka..

2. Waspadai rantai motor kita yang kendur..

Dan jangan biarkan rantai keimanan hati kita pun kendur terlalu lama, karena risiko terburuknya adalah tidak bisa diperbaiki lagi..

"Kemudian setelah itu hatimu menjadi keras seperti batu, bahkan lebih keras lagi." [QS. al-Baqarah: 74]

"Sungguh keimanan itu dibuat di dalam diri tiap kalian seperti dibuatnya pakaian. Maka mintalah kepada Allah agar memperbaharui keimanan kalian." [Ash-Shahihah no.1585]

3. Kelalaian dibayarkan dengan jerih payah mendorong motor sampai rumah..

Begitu pun musibah, sakit, kepahitan yang kita alami di dunia ini, bisa jadi dengan sebab itulah dosa-dosa akibat perbuatan tangan kita sendiri terbayarkan (diampuni) oleh Allah..

“Apabila Allah menginginkan kebaikan bagi seseorang hamba, maka Allah menyegerakan siksaan baginya di dunia.” [Ash-Shahihah no.1220]

“Tidaklah seorang muslim tertusuk duri atau sesuatu hal yang lebih berat dari itu melainkan diangkat derajatnya dan dihapuskan dosanya karenanya.” [HR. Muslim no. 2572]

”Manusia pada hari kiamat menginginkan kulitnya dipotong-potong dengan gunting ketika di dunia, karena mereka melihat betapa besarnya pahala orang-orang yang tertimpa cobaan di dunia.” [Ash-Shahihah: 2206]

4. Seorang pemuda dengan rasa kepeduliannya.. Jika kita ragu ketika ingin melakukan kebaikan, maka percayalah bahwa bisa jadi dengan amalan itulah kita dimasukkan oleh Allah ke dalam surga..

“Seorang wanita pezina melihat seekor anjing yang berputar-putar di atas sumur pada hari yang panas. Anjing itu menjulurkan lidahnya karena kehausan. Lalu wanita itu menimba air dari sumur dengan sepatunya, maka dia diampuni.” [HR. Muslim]

5. Jangan mengharapkan orang-orang kafir memiliki rasa peduli seperti kepedulian pemuda tersebut. Karena mereka (orang-orang kafir) hanya loyal kepada golongan mereka sendiri..

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin bagimu; sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain." [QS. Al-Maidah: 51]

6. Bagaimana pun, seorang mukmin lebih berhak diberi kecintaan daripada orang kafir..

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah berkata, “Bahwasannya seorang mukmin wajib dicurahkan kepadanya kecintaan dan kasih sayang meskipun mendhalimi dan menganggu kamu, dan seorang kafir wajib dicurahkan kepadanya kebencian dan permusuhan meskipun selalu memberi dan berbuat baik kepadamu.”

-Sekian Dulu-

Esha Ardhie
21 Maret 2015


Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan, maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya." [HR. Muslim no. 1893]


Blognya Esha Ardhie Updated at: 12:21:00 PM

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan masukkan komentar Anda, berbagi pengetahuan dan sudut pandang Anda. Setiap artikel sangat memungkinkan untuk diperbaiki dan dilakukan pengeditan..